Kabar Kelautan


Pengecekan Kualitas Ikan Tuna Untuk Menjadi Komoditas Ekspor

2022-12-21 23:28:28

Perairan Sumatera Barat merupakan salah satu perairan yang memiliki sumberdaya ikan yang besar. Aktivitas penangkapan ikan di Pelabuhan Bungus banyak dilakukan di sekitar pantai menggunakna alat tangkap salah satunya alat tangkap bagan (Harahap 2018). Pelabuhan perikanan diklasifikasikan menjadi Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS), Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP), dan Pelabuhan Perikana Ikan (PPI) (Ikhsan, 2017). Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus terletak pada kelurahan Bungus Barat Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang, Sumatera Barat. Secara geografisnya, PPS Bungus terletak pada koordinat 010 00’ 023 – 010 00’ 15” LS dan 1000 00’ 233 – 1000 00’ 34” BT.

Berdasarkan wilayahnya yang strategis menjadikan PPS Bungus sebagai lokasi yang strategis sebagai daerah penangkapan ikan. Penangkapan ikan merupakan salah satu bidang usaha yang cukup besar di Indonesia. Salah satu sumber tangkapan terbesar di PPS Bungus ini adalah tangkapan Tuna. Ikan Tuna sendiri telah menjadi salah satu sumber devisa Negara Indonesia dari sektor perikanan, oleh karena itu PPS Bungus hingga saat ini menjadi Pelabuhan pengekspor ikan tuna terbesar di Sumatera.

Dalam melakukan ekspor tuna diperlukan tuna yang berkualitas, maka dari itu diperlukan adanya pengecekan kualitas tuna tersebut baik saat proses di pabrik maupun saat penurunan dari kapal agar mutu nya terjamin. Pengecekan ini dilakukan dengan mengambil sample dari daging nya. Daging ikan tuna terdiri dari daging terang dan daging gelap. Kadar protein daging terang ikan tuna lebih tinggi daripada daging gelap. Kadar lemak daging tuna yang terang lebih rendah dibanding daging yang gelapnya.

Harga pasar ekspor tuna yang tinggi menjadikan banyak pengusaha terdorong untuk menghasilkan kualitas ikan tuna yang berkualitas ekspor. Pasar ekspor menginginkan standar mutu yang tinggi, khususnya dari segi kesegaran ikan, bebas dari kontaminasi bakteri dan kandungan logam berat. Hal-hal tersebut mendorong pengusaha penangkapan ikan tuna untuk menerapkan teknologi penanganan ikan yang baik diatas kapal bertujuan menghasilkan produk ikan yang bermutu tinggi untuk ekspor (Nurani et al. 2013)

 

 

Daftar Pustaka

Harahap MA. 2018. Analisis sebaran spasial dan temporal ikan pelagis berdasarkan parameter oseanografi di perairan Sumatera Barat [Tesis]. Bogor (ID) : IPB University

Ikhsan, S. A. (2017). Pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus PadangSebagai Pusat Pendaratan Ikan Tuna Di Perairan Sumatera Bagian Barat. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/85519

Nurani TW, Murdaniel RPS, Harahap MH. 2013. Upaya penanganan mutu ikan tuna segar hasil tangkapan kapal tuna longline untuk tujuan ekspor. Marine Fisheries. 4(2): 151-162

 

penulis : Alfaiz Arselan